Menjadi orang terkenal memang bisa menyenangkan (dan punya resiko tersendiri) bagi sebagian orang. Apalagi setelah sukses menyajikan sebuah karya yang dapat dinikmati orang banyak. Demikian pun dengan orang-orang yang terlibat dalam ayat-ayat cinta. Dari mulai penulis novel, sutradara dan pemainnya filmnya. Dan ini mereka menjadi tenar dan dikenal orang banyak.
Saya sendiri tidak terlalu sibuk dan menganggap biasa saja terhadap fenomena ayat-ayat cinta ini. Ada sebuah sms yang pernah masuk kenomer Hp. Seorang wanita yang bukan mahrom mengajak untuk menonton film ini. Namun saya kurang begitu meresponnya. Alasan sederhananya men-Jaga Iman (Jaim). Ketika beres mengikuti sebuah ta’lim pengajian terdengar seorang jama’ah dan pengurus pengajian ngobrol dan berkata pada temannya “ Wah Filmnya bagus, namun agak sedikit beda dengan novelnya. Sedih dan terharu. Tapi jika telah menonton film ini pasti ingin menikah” katanya.
Memang belum menonton. Tapi saya mengikuti perkembangan film ini, lewat tulisan-tulisan yang disajikan media masa. Hingga akhirnya ada teman pengajian berkata “Kata orang sih ramai, saya penasaran. Saya jasi ingin menonton. Nanti kita ambil pelajaran dari film ini. Ada teman lain pula berkata : “Kang mau nonton film ayat-ayat cinta ? saya punya Cdnya, Saya downlond dari internet. Dengan rasa penasaran akhirnyanya kami bertiga memutar film tersebuat lewat komputer. Walaupun salah satu teman yang menawarkan CD tersebut telah menonton film ini dibioskop.
Setelah menonton, memang mengesankan dan mengharukan dengan jalan cerita film tersebut. Digambarkan seorang laki-laki yang menempuh pendidikan S2 di Al-Azhar Mesir. Disukai empat wanita. Menikah dengan seorang wanita yang punya paras, baik keturunannya, ada harta, baik pula agamanya. Hingga akhirnya lelaki sebagi pemeran utama itu menikah lagi atas saran istrinya. (Hebat…!!
Tanpa bermaksud menyombongkan diri, saya pikir saya ada kesamaan karakter dengan pemeran Fahri ini. Bercita-cita dan menginginkan seperti halnya yang tersebut diatas. Hanya mungkin bedanya dia pernah kuliah di Al-azhar tapi saya sekedar cita-cita. (Hanya menuntut ilmu agama di Ma’had dan di Pesantren). Saya berpikir dan menghayal “Seandainya saya yang menjadi pemeran utama dalam ayat-ayat cinta ini”.
***
Dulu memang bercita-cita ingin jadi bintang Film. Hingga suatu saat pernah mengikuti audisi serta casting bintang film dan sinetron yang diselenggarakan salah satu stasiun TV yang ada kota Bandung. (MQTV) Namun hal ini digagalkan oleh panitia, dengan alasan pendaftar sudah terlalu penuh.
Dengan adanya posting ini, mudah-mudahan ada jalan. Dengan tanpa mengurangi rasa hormat saya kepada para pemain lama, dan tanpa melecehkan wajah siapa pun, maka saya tampilkan foto pribadi . Yang mudah-mudahan ada produser Film yang tertarik dengan penampilan saya. he..3X….![]()
![]()
![]()
Catatan : Bandingkan dengan pemeran Fahri. .![]()
![]()
![]()
Catatan : Bandingkan dengan pemeran Fahri.
![]()






hemmm , saya kasting dulu bole ngga ?
Mirif… mirif… mirif…
Mirif siafa yak?
Ehmmmmmmmmmmmmm, jadi pengen nonton filmnya kalau situ yang meranin
Sudah jadi artis nih??? film perdananya apa?
seandainya iya ada yang nonton ga?
1. U/ realylife :
“..Wah wah dari Produser Mana nih….!
(nanya-nanya dan semangat)
2. U/Cabe Rawit :
..Ya mirip Saya dong….
3. U/Landy :
..nanti dikasih tau kalau saya main OK
4. U/ Ram-Ram muhammad :
..Sedang Menuju kearah sana…
5. U/Nexlaip :
..namanya seleb ya…mungkin ada saja…
assalamualaikum,wr,wb..
salam kenal..
tenang-tenang..
masih ada ketika cinta bertasbih,
atw mau maen ayat-ayat setan? hehei..joke..
U/ Syahbal :
salamun alayna !
He 7 X
Ayat-ayat Riweuh !
http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/budaya/smsampah-smsantun-2.html
gimana kalo daftar jadi kharul azzam aja di Ketika cinta bertasbih
bisa berlogat jawa medok nggak? kalok bisa mungkin anda cucok untuk meranin Azzam di KCB
impiyan saya sih utk pemeran Azzam, biyar terasa lebih hidup dan sesuwai dengan novel, pemerannya jangan berlogat pasaran / nasiyonal / jakarta githu. harus ada ciri khasnya. kayak pelem2 yg pro di barat sonoh, para pemerannya khan pasti totalitas, berusaha ngedalamin karakter tokoh tsb, bahkan sampe ke logat/ aksen ngomongnya.
salam dari Padang,
kalok ada polling audisi pemeran KCB, saya dukung sampeyan, sama2 dari parte Blogger, hehehe..
U/ aRul :
KEMARIN saya kirim E-mail ke sinemart. Dan mengirim E-mail serta SMS ke Habiburrohman el siroj..
U/titov :
he 3x bisa aja….
Yang jelas saya ingin berperan dalam film yang bernuansa religius….
Waktu di MQTV Bandung, jika saya lolos audisi, mungkin saya akan bareng berperan dengan Marisa Haque
tapi ya… dasar panitianya…
saya mencari vidio klip siti nurhaliza terbaru
Mirip sih, kayaknya lebih layak akang yang jadi fachri
wah…. bener tuh… kenapa ngga nye aja bisa-bisa bioskop sepi…. he…he… ikut casting KCB aja yah….
klo sya yang jadi produser filmnya pasti kang rahmat jadi pemeran utama abadi di produksi film terbaru saya yang sekarang lagi dibuat skenarionya…hehe,
perlu disadari bagi kita semua.. bahwa artis itu adalah sebuah amanat yang begitu besar pertanggung jawabannya.
pernah terbesit di otak saya untuk ikut audisi KCB. aku merasa aku punya modal ketampanan punya modal wajah yang 4 tahun lebih tua dari aslinya.ketika kang abik bersama, pak imam dan kru2nya datang ke UNNES saya sangat responsif sekali ingin mengikuti audisi tersebut. namun di hari H audisi aku memikirkan hal yang lebih penting bahwa aku adalah TAKMIR MUSHOLA SALMAN ALFARITSI FT UNNES yang memiliki amanah menyiapkan kerperluan sholat. yah inilah amanahku sekarang dan aku tak akan meminta pada Allah diberikan amanah sebesar menjadi Artis Film.
U/ Mas Yanto unnes :
” Ya memang benar mas demikian. Lanjutkan perjuangannya mas ! tapi ada pengalaman ketika saya mengikuti audisi KCB. nantikan tulisan saya selanjutnya OK Friend !
Assalamu’alaikum……..sohib…..
oh sudah pengen yach mirip dgn pemerannya,..?jgn ach entar malah jadi ……maaf yach nggak denk…….enakan juga harus bisa sepertinya agar dpt…..tw khan…he he he ……dah yach ,..blognya oceeeiii dech….ya moga bermanfaat ajach u/semua,….tanpa terkecuali,…
Wassallamu’alaikum….
Anto…..
kalo temen ane ada yang buat film “ayat0ayat neraka” tuh!!
soundtracknya laguny Gigi [judulny "Nakal"] itu loh, yang liriknya gini:
“PANAS…PANAS…PANAS…PANAS
HATI INI
PUSING…PUSING…PUSING…PUSING…”
(ah entahlah ane gak apal)