MIMBAR UMAT

Menjaga Umat dari Informasi Sesat

Mengenal Calon Presiden I ( jangan biarkan Megawati jadi Presiden )

Nama : Dr (HC) Hj. Megawati Soekarnoputri Nama Lengkap : Dyah Permata Megawati Setyawati Soekarnoputri Lahir : Yogyakarta, 23 Januari 1947 Suami : Taufik Kiemas Anak: 3 orang, (2 putra, 1 putri) Karir : 1. Presiden Ke-5 RI (2001 – 2004) 2. Wakil Presiden RI (1999- 2001) 3. Anggota DPR/MPR RI (1999) 4. Anggota DPR/MPR RI (1987-1992) Organisasi : Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, April 2000-2005 dan 2005-2009 Alamat Rumah: Jl. Teuku Umar 27-A, Jakarta Pusat Jl. Kebagusan IV No 45 RT 010 RW 04, Kel. Kebagusan Kec. Pasar Minggu, Jakarta Selatan

Jangan biarkan Orang ini jadi presiden RI tahun 2009-2014.

Kesalahan yang pernah ia lakukan ketia menjadi presiden adalah :

1. Ada aset negara yang dijual

2. Sistem kerja kontrak yang merugikan buruh

Ada pun masalah turunnya BBM pada masa pemerintahan dia adalah omong kosong.

Mengkritisi BLT. tapi sekarang PDI P mengakui BLT bermanfaat dalam iklannya.

Kontrak politik yang ia perlihatkan dalam iklan adalah omong kosong. Jika pun jadi presiden nanti, belum tentu sembako, BBM turun. Sebaiknya ia mengurus rumah tangga saja. Menjadi istri yang berbakti  pada suami. Menjadi Ibu dan mengasuh  anak-anaknya. Dan layaknya aktif di PKK saja.

April 1, 2009 - Posted by | Agama, Akhir zaman, aktor, Aqidah, Artikel, Artis, Berita, Bisnis, Cerita, Cinta, Curhat, Demokrasi, Ekonomi, Film, Filsafat, Foto, Gosip, Indonesia, Informasi, Infotaiment, Islam, Manhaj, Mentri, Obrolan, Pantun, Partai, Pendidikan, Pertahanan, Politik, Puisi, Rakyat, Renungan, Sasrta, Sastra, Seleb, Seni, Sensasi, Sosial, teknologi, Tidak terkategori, Umum, Woro-woro

7 Komentar »

  1. sepakat

    Komentar oleh subhan | April 1, 2009 | Balas

  2. kasihan bu mega, yang ditampilkan hanya profil negatifnya…

    seharusnya, semua ditulis apa adanya. mosok gak ada yang baik

    kasihan….kita memang lebih enak menyalahkan
    daripada menghormati

    Komentar oleh adhes | April 9, 2009 | Balas

  3. adhes :
    kasihan bu mega, yang ditampilkan hanya profil negatifnya…

    seharusnya, semua ditulis apa adanya. mosok gak ada yang baik

    kasihan….kita memang lebih enak menyalahkan
    daripada menghormati

    Muhammad Rachmat :
    Saya mah ingin menempatkan mega wati sesuai fitrahnya. Memang jadi presiden Indonesia hak setiap warga negara Indonesia. setiap koreksi yang disampaikan pada seseorag tidak selamanya benci. bagi saya PROFORSIONAL dan OBYEKTIF saja

    Komentar oleh Muhammad Rachmat | April 10, 2009 | Balas

  4. KASIHAN BU MEGA…….
    KOK CUMA NEGATIFNYA YANG DI TAMPILKAN.
    MAU NAMPILKAN APALAGI WONG SEMUA NEGATIF KOK

    MENDINGAN DIRUMAH AJA NYAK…
    NGURUSIN DULU TUH BINI .. BIAR NGGAK RAKUS BIKIN SPBU
    NGURUSIN PUAN DULU YANG BENER
    NGURUSIN RUMAH TANGGA AJA YA NYAK…

    ORANG NGGAK MAMPU NGUIRUS NEGARA KOK DI PAKSA PAKSA
    KASIHAN ……..

    Komentar oleh aska | April 13, 2009 | Balas

  5. betul….. Ibu mega mbok jangan maju jadi presiden. Lebih baek jagokan calon alternatif dan independen. Kalo ibu yang maju kayaknya suaranya ga bakal banyak. Orang seperti BUDIMAN SUDJATMIKO layak jadi presiden. Dia cerdas dan mungkin bisalah di sejajarkan dengan BARACK OBAMA. atau KAlau tidak ya SRIMULYANI. Kepemimpinannya sudah terbukti… plis… PDIP ajukanlah calon alternatif…

    Komentar oleh agustin | Mei 8, 2009 | Balas

  6. semua orang pasti pernah salah, dan tidak menutup kemungkinan semua pekerjaan yang salah ada baiknya. jadi aku sarankan pada ibu mega..jadilah ibu rumah tangga yang baik..enkau bagai daun pisang di waktu hujan gerimis, tak ada bedanya engkau sperti lautan empedu yang di bungkus gula..duh ampuni ya tuhaaaaaan tu h bu mega semoga panjang umur dan kembali ke dapur suaminya jangan ke dapur presiden entar malah ngawur kepemimpinannya

    Komentar oleh dani | Mei 9, 2009 | Balas

  7. Yang dipikirkan SBY hanya strategi koalisi, perut rakyat juga kan perlu makan, sudahlah !, 5 thn lalu juga berjanji akan melakukan perubahan…perubahan macam apa…!! perubahan ekonomi macam apa dengan menaikkan hutang negara…kasihan lho nantinya anak cucu kita jadi pengemis dan pemulung..

    Komentar oleh Jaya Karna | Mei 10, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: