MIMBAR UMAT

Menjaga Umat dari Informasi Sesat

Duet SBY dan Yusril, PAS

SBY :

Adalah seorah militer. politik militer dengan politik sipil tentu berbeda. Politik militer adalah untuk memenangkan sebuah pertempuran. SBY selama masa kepemimpinan telah membuktikan walau tidak 100% telah menang dalam sebuah pertempuran dimedan indonesia ini, masalah ambalat, gam, hutang luar negeri, korupsi, kedaulatan dll.  sedang politik sipil adalah biasanya berkisar pada ekonomi dan penegakan hukum

Yusril :

Adalah pakar tata hukum negara. ia mengetahui aturan-aturan perundang-undangan dan hukum negara. Bila di sandingkan dengan SBY sangat pas. negara akan kuat dibidang hukum. sebagai bukti dimasa Gus dur dan Mega keduanya ebagai  menteri. SBY polkam Yusril Hukum tata negara. keduanya telah bekerja dalam menangani terorisme. Adapun untuk ekonomi ini adalah masalah bersama. Setiap orang dalam masal kebutuhan ekonomi adalah berbeda-beda. maka sebaiknya rakyat indonesia pun harus berperan aktif untuk kesejahterannya sendiri pemerintah terlibat didalamnya.

——————————————————————————

Koalisi Demokrat dengan PBB Dilanjutkan

JAKARTA – Partai Demokrat terus melebarkan sayap dukungan untuk mencalonkan Susilo Bambang Yudhoyono pada pemilu presiden Juli mendatang. Kali ini, Demokrat menggandeng Partai Bulan Bintang di Hotel Intercontinental, Jakarta.”Pertemuan kita kali ini untuk membahan koalisi dan meningkatkannya agar lebih detil,” ujar Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo kepada wartawan usai pertemuan, Selasa (14/4/2009).

Menurutnya, PBB bukanlah orang baru dalam ruang lingkup Demokrat. Pasalnya, PBB adalah salah satu parpol yang mengusung pasangan SBY-JK pada pemilu 2004 silam. “Dua hari kedepan kita akan umumkan kepada media tentang substansi koalisi Demokrat,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Sekjen PBB Sahar El Hasan. Menurutnya, Demokrat adalah kawan lama PBB yang pernah bersama-sama mengantarkan SBY-JK menjadi pemenang dalam Pilpres 2004.

“Tadinya PBB mengusung Yusril, namun karena suara tidak signifikan, maka dukungan kepada SBY harus dilanjutkan,” tegasnya.

Pertemuan kali ini dihadiri beberapa petinggi kedua parpol. Dari Demokrat hadir Ketua DPP Hadi Utomo, Anas Urbaningrum, Ruhut Sitompul, dan Syarif Hasan. Sedangkan dari PBB dihadiri MS Kaban, Sahar El Hasan, dan Yasin Ardi. (teb)

http://pemilu.okezone.com/read/2009/04/14/267/210496/koalisi-demokrat-dengan-pbb-dilanjutkan

—————————————–

PBB-Demokrat Jajaki Koalisi Permanen

VIVAnews – Partai Bulan Bintang semakin mantap melanjutkan koalisi dengan Partai Demokrat. Komunikasi politik kedua partai pun semakin intensif.

“Indikasi dengan Partai Demokrat sudah jelas. Komunikasinya harus lebih intensif,” kata Ketua Umum PBB, MS Kaban, usai sidang kabinet, Selasa 14 April 2009.

Kaban merasa koalisi yang telah terjalin antara kedua partai selama lima tahun belakangan berjalan baik. Tak ada alasan untuk memutus kerja sama yang terjalin baik dengan partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu. “Untuk kepentingan rakyat, ya itu harus diteruskan,” ujarnya.

Apakah sudah ada pembagian kekuasaan menuju pemilihan presiden mendatang, Kaban berujar, “Nggak sampai situlah. Nanti kami ketemu dengan tim 9 Partai Demokrat untuk mendiskusikan semuanya.”

Pilihan mantap berkoalisi dengan Partai Demokrat juga disampaikan Kaban usai pertemuan Teuku Umar siang tadi. Kaban mengatakan, “Kami tetap ke SBY.” Namun pernyataan Kaban ini buru-buru ditambahkan salah satu Ketua PBB, Yusron Ihza Mahendra. “Nantilah itu, Majelis Syura yang memutuskan,” kata mantan menteri SBY itu.

http://politik.vivanews.com/news/read/49408-pbb_demokrat_jajaki_koalisi_permanen

————————————————–

Ketua PBB MS Kaban: Kami Tetaplah ke SBY

VIVAnews – Meski mengikuti Pertemuan Teuku Umar, Partai Bulan Bintang tetap menginginkan koalisi dengan Partai Demokrat yang mencalonkan Susilo Bambang Yudhoyono. “Kami tetaplah ke SBY,” kata Ketua Umum PBB, MS Kaban, usai bertemu Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

Namun pernyataan Kaban ini buru-buru ditambahkan salah satu Ketua PBB, Yusron Ihza Mahendra. “Nantilah itu, Majelis Syura yang memutuskan,” kata Yusron di kediaman Mega, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Selasa 14 April 2009.

Pertemuan Teuku Umar ini, kata Kaban, tidak membicarakan soal koalisi dalam Pemilihan Presiden nanti. “Melainkan bicara proses Pemilu. PBB dan PDIP punya banyak persamaan,” katanya. “Kami dan partai lain melihat proses Pemilu yang berlangsung tidak sebagaimana mestinya,” kata Kaban.

Selain Kaban dan Yusron, ikut dalam rombongan ini Ketua Majelis Syura PBB, Yusril Ihza Mahendra, dan politisi PBB Ali Mukhtar Ngabalin. Yusril sendiri sempat bicara bahwa partainya masih terbuka untuk berkoalisi dengan partai mana saja dalam Pemilihan Presiden.

• VIVAnews

http://politik.vivanews.com/news/read/49225-ketua_pbb_ms_kaban__kami_tetaplah_ke_sby

———————————————————

Malam Ini, PBB Ketemu Demokrat di Cikeas

VIVAnews – Petinggi Partai Bulan Bintang akan bertemu pimpinan Partai Demokrat, Selasa 14 April 2009, malam. Pertemuan berlangsung di rumah pribadi Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, Cikeas, Bogor Jawa Barat.

“Sedianya, pertemuan kami dengan Partai Demokrat berlangsung semalam (Senin 13 April), tapi tertunda,” kata kata Ketua Dewan Pimpinan Pusat PBB, Yusron Ihza Mahendra.

Pertemuan dengan petinggi Partai Demokrat itu mereka lakukan setelah melakukan pertemuan dengan petinggi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di rumah Megawati Soekarno pagi hari.

“Salah satunya yang akan kami bahas tentang parliamentary threshold yaitu tentang kemungkinan penundaan pelaksanaannya,” kata Yusron.

Menurut Yusron, dari segi keutuhan berbangsa dan bernegara, hal penerapan parliamentary threshold (ambang batas 20 persen untuk bisa mendapat kursi di parlemen) amat krusial, bahkan jauh lebih penting dari persoalan koalisi partai.

Dia mengatakan dengan asumsi suara partai-partai yang tidak lulus parliamentary threshold karena tidak mampu mencapai suara 20 persen secara nasional dalam pemilu legislatif, berarti akan ada sekitar 100 calon legislator dari partai pemenang pemilu yang tidak dilantik.

• VIVAnews

http://politik.vivanews.com/news/read/49121-malam_ini__pbb_ketemu_demokrat_di_cikeas

<!–

–>

April 10, 2009 - Posted by | Agama, Akhir zaman, aktor, Aqidah, Artikel, Artis, Berita, Bisnis, Cerita, Cinta, Curhat, Demokrasi, Ekonomi, Film, Filsafat, Foto, Gosip, Indonesia, Informasi, Infotaiment, Islam, Manhaj, Mentri, Obrolan, Opini, Pantun, Partai, Pendidikan, Pertahanan, Plitik, Politik, Puisi, Rakyat, Renungan, Sasrta, Sastra, Seleb, Seni, Sensasi, Sosial, teknologi, Tidak terkategori, Umum, Woro-woro

6 Komentar »

  1. Kalau sampe terjadi bakalan mantap nih…

    Komentar oleh buJaNG | April 12, 2009 | Balas

  2. Gimana kalo duet MEGA-PRABOWO ?

    Komentar oleh iskandaria | April 12, 2009 | Balas

  3. yang jelas mereka memang harus duet, siapaun dia… tul ga…

    Komentar oleh madhysta | April 13, 2009 | Balas

  4. GIMANA KALO MEGA – SAIPUL JAMIL
    Eh.. jangan dong ntar diremas pantatnya yang besar hee…

    Komentar oleh aska | April 13, 2009 | Balas

  5. Hi…hi…duetnya harus dengan ekonm dong ?
    Dunia lagi berantakan nih…😀

    Komentar oleh Yep | April 13, 2009 | Balas

  6. Mungkin teman-teman nelayan memperdagangkan dia, atau membagi-bagikan dia diantara pedagang-pedagang? “ Apa arti tanggal 09 Desember (Hari KPK Dunia) jika Bpk Antasari sebagai KPK ketua Indonesia di obok-obok oleh tikus-tikus kantor apalagi anggotanya kalau begitu, Harus KOMPAK jangan jadi kanibal alias makan tubuh sendiri. Begitu juga bagi kolompok lain yang membaca tulisan ini .
    Di depan public kaca, cetak, suara, telah kau ambil pohon anggur dari Mesir, telah kau halau bangsa-bangsa lalu kau tanam pohon itu. Dijulurkannya ranting-rantingnya sampai kelaut dan pucuk-pucuknya sampai kesungai Efrat. Kiranya tangan-Mu melindungi orang yang di sebelah kanan-Mu, anak manusia yang telah kau teguhkan bagi diri-Mu itu.
    – para pembaca hendaklah memperhatikannya- Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari libur ( Belum saatnya daku muncul ). Kepada yth, kelompok pencari kerja “09 Desember”, Jika tuan rumah tahu pada waktu mana pada malam hari pencuri akan dating, sudahlah pasti ia berjaga-jaga, dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkat; Tolong yach para pembaca kalu bisa Cawapres Beliau Bpk Antasari Azhar kalau tidak ada Bpk Yusril Izha Mahendra, kan seorang pemimpin adil itu lebih bagus” yg satu jadi Gubernur Java timur yach yg satu lagi jadi Capres 2009; bukan bpk Akbar, bukan bpk hatta rajasa. Ha ha ha badai tsunami tdk sampai 5 menit berdoa sama juga di poso, sama juga di Israel itu Negara bagianmana khususnya buat perdamaian apalagi politik luarnegeri Vatikan siapa yg susun raja arab siapa juga apalagi Negara sendiri !!! tolol pikir donk, hanya faktor ekonomi kalian ragu bagaimana mau dan mau kalau kalian tidak mengenal zaman / aku juga baru mengenal sifat banyak orang sejak 2006 awal. Pada waktu itu jika orang berkata kepada kamu: lihat Mesias/Nabi/Habib ada disini, atau Mesias ada disana, jangan kamu percaya- merekamenyesatkan juga orang-orang pilihan, Camkanlah. Wahai kalian yang membaca menebus waktu melalui alat-alat public siapakah aku dan kalian soal hawanafsu aku. Ini kepastian dlm kejujuran

    Komentar oleh altigunawan | Mei 5, 2009 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: