MIMBAR UMAT

Menjaga Umat dari Informasi Sesat

Rabbi Yosef: Kebakaran Carmel Hukuman dari Tuhan untuk Yahudi

Pemimpin spiritual Shas Yahudi, Rabbi Ovadia Yosef pada Sabtu malam lalu menyiratkan bahwa api yang berkobar di Gunung Carmel di utara Israel adalah hukuman dari Tuhan atas pelanggaran keagamaan yang dilakukan oleh warga di daerah tersebut.

Selama khotbah mingguannya, rabbi Yahudi tersebut itu membaca bagian dari Talmud Babilonia, yang menyatakan bahwa “api hanya ada di tempat di mana hari Sabat dinajiskan.”

“Sejumlah rumah hancur, seluruh lingkungan hilang – semua di bawah pengawasan,” kata rabbi Yosef. Dia juga merekomendasikan bahwa orang-orang untuk menghormati hari Sabtu (Sabat) yang merupakan hari suci Yahudi.

Pada hari Jumat, sehari setelah kebakaran mulai berkobar di hutan gunung Carmel, yahudi ultra-Ortodoks dalam surat kabar menulis editorial yang menyerukan untuk introspeksi diri, mengatakan bencana itu adalah tanda dari Tuhan.

Dalam editorial tersebut, surat kabar Hamodia haredi mengatakan kebakaran hutan Carmel menuntut bahwa orang-orang Israel meneliti tindakan mereka dan bertanya pada diri sendiri apakah mereka yang telah menyebabkan bencana.

Di bawah judul tulisan “Who by Fire,” editorialitu mengatakan bahwa ini adalah waktu untuk masing-masing dan setiap orang yahudi melakukan introspeksi diri dan melakukan apa yang diperlukan untuk memperbaiki kehidupan mereka. (fq/ynet)

Januari 31, 2011 - Posted by | Agama, Akhir zaman

1 Komentar »

  1. Ya, Tuhan akan menghukum siapa saja yang mbalelo …🙂

    Salam

    Komentar oleh Achmad Fauzi | Januari 31, 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: