MIMBAR UMAT

Menjaga Umat dari Informasi Sesat

Kerukunan, Kunci Kebahagiaan Rumah Tangga

Betapa indah sebuah rumah tangga yang dibina dengan kasih sayang yang tulus, kesederhanaan konflik dan keramahan komunikasi antar dua pasangan. Naungan yang hangat memberikan kenyamanan tersendiri di rumah. Sebagai akibatnya, kesehatan hati dan imanpun insyaallah akan lebih terjaga dengan sebuah kerukunan. Sebaliknya, konflik yang tidak sehat hanya akan memicu kerumitan. Bila hal ini tidak segera disikapi dengan baik, maka akan berakibat buruk dalam kelanjutan kehidupan rumah tangga.

Kerukunan dan kedamaian adalah sesuatu yang sangat berharga. Betapa tidak, seseorang tidak dapat “membelinya” jika hanya mengandalkan materi atau status sosial yang tinggi. Sebagai contoh, betapa banyak orang yang mencari makan untuk keluarga, tapi seberapa sempat dia makan bersama keluarga dalam sehari-harinya.

Kerukunan adalah kata lain dari hak milik dari pribadi yang damai. Dan kedamaian itu sendiri hanyalah dimiliki oleh jiwa jiwa yang damai, hati yang luas dan pribadi yang mempunyai azzam yang kuat untuk selalu membahagiakan pasangan.

Kerukunan yang ada dalam rumah tangga bukan sebuah keajaiban yang tiba tiba muncul dan atau jika dia menghilang maka penderitanya akan menyalahkan nasib. Kerukunan terwujud sebagai hasil usaha dari masing masing pasangan untuk mau memaklumi dan saling melengkapi kekurangan yang satu dengan yang lain.Kerukunan tercipta karena adanya ikatan hati yang saling membutuhkan dan kemauan untuk mengesampingkan emosi dan ego masing masing.

Kerukunan dalam rumah tangga bukan sekedar teori, namun praktek yang tak berkesudahan dan menuntut kesabaran yang tiada batas. Dan ketika manusia yang penuh keterbatasan mendapatkan kesulitan untuk mencapainya, maka pertolongan dari Maha yang memberi ketenangan dan Penghilang Kesusahan yang Hakiki, akan selalu siap menolong hamba- hambanya yang memohon.

Februari 6, 2011 - Posted by | Agama, Akhir zaman, aktor

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: